Denpasar, 30 Maret 2026. Kegiatan pembinaan yang diadakan di Ruang Sidang Cakra PN Denpasar yang dimulai sekira pk. 08:10 wita yang dipimpin oleh Dirjen Badilum, Bapak H. Bambang Myanto, S.H., M.H., ini menjadi momentum penting. Hadir secara langsung para Hakim Tinggi dari Pengadilan Tinggi Denpasar, serta para Ketua, Wakil Ketua, Panitera, dan Sekretaris dari seluruh Pengadilan Negeri di wilayah hukum PT Denpasar.
Di saat yang sama, semangat yang sama juga terasa dari berbagai penjuru Bali—melalui sambungan daring via Zoom Meeting oleh seluruh hakim dan aparatur pengadilan negeri turut mengikuti kegiatan ini dari tempat kerja masing-masing.
Didampingi oleh Direktur Pembinaan Tenaga Teknis Badilum, Bapak Hasanudin, S.H., M.H., dan Ketua PT Denpasar, Bapak Bambang Hery Mulyono, S.H., M.H., pembinaan berlangsung dengan penuh khidmat namun tetap hangat. Dalam arahannya, Dirjen Badilum menekankan tiga pilar utama yang menjadi fondasi kuat bagi peradilan modern: kepemimpinan, manajemen peradilan, dan integritas. Beliau mengajak seluruh peserta untuk tidak hanya menjalankan tugas secara administratif, tetapi juga menjadi pemimpin yang mampu memberi teladan, mengelola perkara secara efektif dan efisien, serta menjaga integritas sebagai harga mati.
Lebih dari sekadar kegiatan formal, pembinaan ini menjadi ruang refleksi bersama-bahwa di balik setiap putusan, terdapat suatu amanah besar, yakni untuk menjaga kepercayaan publik. Di tengah dinamika dan tantangan yang terus berkembang, insan peradilan dituntut untuk tetap adaptif, profesional, dan berintegritas. Dari Ruang Sidang Cakra Denpasar, semangat itu menyebar ke seluruh Bali—menguatkan komitmen bersama untuk mewujudkan peradilan yang efektif, transparan, akuntabel, responsif, dan modern.
Dalam memberikan pelayanan, Pengadilan Negeri Denpasar tidak menerima pemberian dalam bentuk apapun, baik dari perorangan maupun lembaga. Apabila terdapat penyimpangan pada saat menerima layanan kami, agar melaporkan melalui sistem pengawasan (SIWAS) Mahkamah Agung, https://siwas.mahkamahagung.go.id.
Di saat yang sama, semangat yang sama juga terasa dari berbagai penjuru Bali—melalui sambungan daring via Zoom Meeting oleh seluruh hakim dan aparatur pengadilan negeri turut mengikuti kegiatan ini dari tempat kerja masing-masing.
Didampingi oleh Direktur Pembinaan Tenaga Teknis Badilum, Bapak Hasanudin, S.H., M.H., dan Ketua PT Denpasar, Bapak Bambang Hery Mulyono, S.H., M.H., pembinaan berlangsung dengan penuh khidmat namun tetap hangat. Dalam arahannya, Dirjen Badilum menekankan tiga pilar utama yang menjadi fondasi kuat bagi peradilan modern: kepemimpinan, manajemen peradilan, dan integritas. Beliau mengajak seluruh peserta untuk tidak hanya menjalankan tugas secara administratif, tetapi juga menjadi pemimpin yang mampu memberi teladan, mengelola perkara secara efektif dan efisien, serta menjaga integritas sebagai harga mati.
Lebih dari sekadar kegiatan formal, pembinaan ini menjadi ruang refleksi bersama-bahwa di balik setiap putusan, terdapat suatu amanah besar, yakni untuk menjaga kepercayaan publik. Di tengah dinamika dan tantangan yang terus berkembang, insan peradilan dituntut untuk tetap adaptif, profesional, dan berintegritas. Dari Ruang Sidang Cakra Denpasar, semangat itu menyebar ke seluruh Bali—menguatkan komitmen bersama untuk mewujudkan peradilan yang efektif, transparan, akuntabel, responsif, dan modern.
Dalam memberikan pelayanan, Pengadilan Negeri Denpasar tidak menerima pemberian dalam bentuk apapun, baik dari perorangan maupun lembaga. Apabila terdapat penyimpangan pada saat menerima layanan kami, agar melaporkan melalui sistem pengawasan (SIWAS) Mahkamah Agung, https://siwas.mahkamahagung.go.id.

